Tempat Wisata Tawangmangu Surganya Dunia - Berwisata adalah
salah cara menghilangkan kepenatan dari rutinitas sehari-hari. Banyak
tujuan tempat atau objek wisata yang
bisa dikunjungi jika ingin melakukan perjalanan wisata, terutama masih di
sekitar pulau Jawa. Pilihan tempat wisata yang bisa dijadikan pilihan
diantaranya adalah di Jawa Tengah, khususnya kecamatan Tawangmangu kabupaten
Karanganyar. Daerah Tawangmangu merupakan kecamatan dengan ciri khas udara yang
sejuk. Dari kota Semarang, Tawangmangu berjarak sekitar 143 km, berada di
lereng Gunung Lawu. Dari kota Solo, Tawangmangu cukup dekat, yaitu berjarak 14
km. Dengan kesejukannya, kecamatan ini memiliki keksotisan daerah sehingga
menjadikannya sebagai tempat wisata di
Tawangmangu.
Untuk mencapai Tawangmangu,
ada kendaraan umum yang bisa digunakan. Jadi tidak perlu khawatir jika tidak
memiliki kendaraan pribadi yang bisa digunakan. Termasuk pula jika ingin
berkunjung ke tempa-tempat wisatanya, akses kendaraan umum dan jalan yang baik,
merupakan akses yang mendukung pariwisata di Tawangmangu ini. Berikut ini tempat wisata Tawangmangu yang bisa
dipilih untuk dikunjungi saat liburan:
Grojogan
Sewu
Grojogan adalah bahasa jawa yang berarti air terjun. Grojogan Sewu berada di lereng Gunung Lawu di desa Kalisoro, kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, dan merupakan bagian dari hutan wisata dengan nama yang sama dengan luas sekitar 20 hektar. Air terjun ini sangat terkenal sebagai salah satu ikon pariwisata di propinsi Jawa Tengah, khususnya kabupaten Karanganyar. Grojogan Sewu memiliki air terjun yang paling tinggi sekitar 81 meter dan tingginya tersebut berdasarkan pengukuran orang jaman dahulu diibaratkan sebesar 1000 pecak. Nilai 1 pecak kira-kira setara dengan satu telapak kaki orang dewasa. Grojogan Sewu ini memiliki banyak sumber atau titik terjun di dekat air terjun utama. Saat musim kemarau banyak titik air terjun tersebut yang mengering. Karena berada di lereng gunung Lawu, hawa sekitarnya sangat sejuk yang disebakan banyaknya pepohonan dari berbagai jenis tumbuh di sekeliling air terjun ini, dan dihuni pula kera yang hidup berkelompok. Fasilitas pendukung di wisata Grojogan Sewu adalah kolam renang, tempat istirahat, taman binatang hutan, kios makanan, kios buah-buahan dan cinderamata, mushola dan toilet.
Taman Ria
Balekambang
Bagi yang ingin
berwisata dengan menikmati udara khas pegunungan, tidak salah jika memilih Taman
Ria Balekambang untuk dikunjungi. Posisinya terletak pada jarak 20 km arah
timur Kota Karanganyar, dan masih termasuk dalam Kawasan Wisata Tawangmangu,
yang hanya berjarak 100 meter dari Hutan Wisata Grojogan Sewu. Fasilitasnya
berupa arena rekreasi keluarga yang yang sekelilingnya berupa hutan pinus.
Sarana pendukung wisata yang lain diantaranya Kolam Renang, Lapangan Tenis,
Sanggar Lukis, Arena bermain anak-anak (dilengkapi dengan berbagai patung
binatang, kios bunga, dan sebagainya). Bagi yang ingin menginap, terdapat
fasilitas penginapan yang bisa disewa oleh pengunjung taman ria Balekambang.
Candi Cetho
Candi ini merupakan
candi peninggalan umat Hindu yang terletak di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan
Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Disebut Cetho, karena di dusun ini orang dapat
melihat dengan sangat jelas pemandangan pegunungan yang mengitarinya yaitu
Gunung Merbabu, , Gunung Lawu, Gunung Merapi dan di kejauhan tampak puncak
Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Lokasinya juga tidak jauh dari air terjun
Grojogan Sewu. Candi ini menyuguhkan aristektur indah dengan gapura yang
dimilikinya. Candi Cetho memiliki sembilan tingkatan berundak serta arca-arca
yang berada di sekitaran candi dan gapura sebagai penjaga. Candi ini masih
digunakan sebagai tempat doa oleh umat Hindu juga Kejawen. Bau dupa dan kabut
yang seakan-akan turun membuat suasana makin mistis.
Agrowisata
Sondokoro
Agrowisata ini terletak
di desa Ngijo kecamatan Tasikmadu kabupaten Karanganyar mulai tahun 2005.
Tempat wisata ini satu area dengan pabrik gula Tasikmadu yang beroperasi terus
hingga saat ini. Objek wisata ini menggabungkan tema perkebunan, industri,
edukasi serta agrowisata yang disingkat dengan istilah Pindusita. Pengunjung
bisa menimati fasilitas permainan serta mendapatkan edukasi cara pembuatan
gula. Tersedia pula kereta uap yang bisa membawa pengunjung untuk berkeliling
area pabrik gula Sondokoro.
Perkebunan Teh
Kemuning
Objek wisata ini
berada di Desa Kemuning, Kecamatan
Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Sesuai dengan namanya, tempat ini
menyuguhkan pemandangan alam berupa hamparan kebun teh dengan suasananya yang
nyaman dan udara yang sejuk. suasana membuat pengunjung betah melihat langsung
pohon-pohon teh yang tumbuh dengan subur di bawah lereng gunung Lawu. Kalau
tidak ada perubahan kebijakan, tidak ada tarif masuk ke kawasan kebun teh ini
Akses jalan menuju kebun teh sudah bagus, hanya saja jalannya memiliki tanjakan
dan turunan ekstrim . Di daerah perkebunan teh Kemuning ini terdapat fasilitas
olahraga paralayang tepatnya di Venues Bukit Paralayang Desa Segoro Gunung
Kemuning. Jalur yang ditempuh untuk ke Perkebunan Kemuning ini sejalur dengan
wisata Candi Cetho, Candi Sukuh dan Air terjun Jumog.
Astana Giribangun
Dari namanya, objek
wisata ini sangat terkait dengan keluarga Cendana di era jaman Orde Baru. Ibu
Tien dan Bapak Soeharto dimakamkan di Astana Giribangun. Makam mantan presiden
Soeharto ini merupakan kompleks pemakaman keluarga yang dibangun di atas sebuah bukit yang
terletak di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar. Taman
pemakanan keluarga Bapak Soeharto ini
banyak dikunjungi oleh warga masyarakat bagi yang ingin mengenang jasa-jasanya
dalam membangun Indonesia di kala Orde Baru.
Candi Sukuh
Tempat wisata Tawangmangu
berikutnya adalah Candi Sukuh yang berada di kawasan desa Berjo, kecamatan
Ngargoyoso, yang lokasinya dekat Candi Cetho. Bangunan candi Sukuh mirip dengan
bangunan suku Maya di Meksiko dan suku Inca di Peru. Candi ini termasuk ke
dalam golongan candi Hindu yang diperkirakan didirikan pada akhir abad ke-15 M.
Masa tersbut merupakan masa memudarnya pengaruh agama Hindu di pulau Jawa.
Candi Sukuh termasuk candi yang unik struktur bangunannya serta terdapat
patung-patung dan relief yang menggambarkan hubungan badan, yang beberapa
sumber literatur memiliki arti sebagai simbol kesuburan.
Air Terjun Jumog






0 komentar:
Posting Komentar